2015-01-22

Apartemen atau Rumah

Good news..
Rumah baru kita akan serah terima di akhir bulan depan. Yeay!
Jadi ya selama hampir 6 tahun menikah, 4 tahunnya kita tinggal di rumah Mama. Alasannya ya karena Mama sendirian sejak Papa meninggal 6,5 tahun lalu. Terbiasa dengan kondisi tinggal di rumah yang posisinya di pojokan dengan pemandangan ada kolam ikan dan kebun di sekeliling rumah, mau gak mau kita jadi berpikir bahwa suatu hari nanti pengen punya rumah yang adem sepi kaya rumah Mama. 
Seger donk, tiap pagi bisa liat yang hijau di pekarangan plus bisa yoga di pelataran belakang rumah sambil menghirup udara bersih dan segar. Heaven!
Situasi ini jadi salah satu pertimbangan kita pada saat cari rumah. Tau donk gimana ribetnya kita cari rumah, dari post-post sebelumnya di blog gini.  Eh tapi tau ga sih, kita sebenernya sempet ada keinginan untuk beli apartemen aja lho. Gara-gara pengalaman kita tinggal di apartemen jaman kita masih di Taipei dulu.
Jadi coba di-share ya plus dan minusnya dari kacamata kita selama tinggal di rumah dan apartemen dan kenapa akhirnya memutuskan buat beli rumah dulu. Yah insyaAllah kalau ada rejeki di masa yang akan datang mudah-mudahan bisa beli apartemen juga. Aamiin…
Apartemen di Taipei 
Plus (+)
1.     Dulu jarak antara apartemen dan kantor Chaca di Taiwan sekitar 10 menit berjalan kaki. Hemat waktu dan tenaga pastinya. Makan siang bareng di rumah, sempat istirahat, ngobrol sebentar dan solat sebelum balik ke kantor. Pulang kantor jam setengah 7 pun masih bisa keliling-keliling sekitar apartemen jalan kaki.
2.     Kebetulan apartemen kita dulu di pusat kota jadi lebih gampang kemana-mana, ke mall,  belanja bulanan di groceries shop, ngopi cantik di coffee shop. Dan yang paling penting rumah sakit besar maupun klinik banyak tersebar di sekitaran apartemen.
3.     Fasilitas apartemen biasanya menyediakan fitness centre, kolam renang dan playground anak. Kebetulan apartemen yang kita sewa dulu, gak punya fasilitas playground tapi di tiap belokan sekitaran apartemen disediakan. Cocok buat pasangan muda dengan anak balita yang biasa jalan pagi dan sore untuk bersosialisasi dengan teman seumurnya.
4.     Tingkat keamanannya juga bagus, ditiap lantainya disediakan CCTV supaya kita bisa liat misalnya siapa yang ada di lobby, atau apa kolam renang dan fitness centre sedang kosong atau penuh. 

Minus (-)
1.     Dengan harga yang sama dengan rumah, agak sulit menemukan apartemen dengan luas sama. Ada keterbatasan ruang gerak dan ruang terbuka kalaupun ada tidak terlalu besar juga. Apalagi buat bagian laundry harus putar otak supaya semua cucian muat!
2.     Karena biasa dihuni oleh para pekerja atau pasangan baru menikah. Interaksi antar penghuni cenderung lebih dingin. Kebetulan tetangga kami para pekerja yang pulang malam, di beberapa lantai dihuni pramugari yang pulang hanya saat off dari jadwal terbangnya.
3.     Tempat parkir yang terbatas karena lahan yang sempit
4.     Lebih bising karena dekat dengan jalan raya dan banyaknya kendaraan lalu lalang di sekitar apartemen

Rumah di Bogor

Plus (+)

1.     Kebanyakan perumahan sekarang menggunakan sistem cluster, jadi tingkat keamanan lumayan terjamin walaupun kebanyakan orang sekarang memang pasang CCTV di rumah masing-masing supaya bisa memantau kegiatan dalam rumah sehari-hari pada saat mereka diluar rumah. Dengan sekuriti yang biasanya diwajibkan hafal kendaraan pemilik rumah yang lalu lalang beserta nama pemilik masing-masing rumah, menambah perasaan aman warga.
2.     Walaupun dengan ukuran mini tapi masing-masing rumah punya taman, seminimnya bisa untuk bercocok tanam lho atau memasang air mancur kecil di depan rumah
3.     Udara yang masih segar dengan pemandangan gunung. Enak kan ya bangun pagi hari buka jendela udara pagi yang segar dingin, minim polusi dengan pemandangan gunung. 
4.     Untuk besar ruang sendiri, memang tinggal di rumah lebih leluasa ya.
5.     Fasilitas yang dimiliki perumahan mungkin ga jauh berbeda yah, sama-sama punya fitness centre tentunya dengan tempat lebih besar dan variasi alat yang lebih banyak dan kolam renang anak dan dewasa ditambah lagi ada waterboom tapi lagi-lagi ada jarak yang lebih jauh memisahkan walaupun bisa ditempuh dengan waktu 5 menit tetap terasa donk dibanding di apartemen yang tinggal turun lift saja.
6.     Kondisi sekitar yang nyaman, jauh dari hiruk pikuk kota dan kebisingan
7.     Tinggal dekat Mama, karena sekarang kakak perempuan gw tinggal di rumah, Mama gak sendirian lagi di rumah ketika nanti kita pindah rumah. Tapi rasanya lebih nyaman kalo tinggal dekat Mama, ketika diperlukan gampang untuk datang dan membantu. Selain itu masalah titip anak juga lebih gampang donk!

Minus (-)
1.     Dengan budget yang kita punya, alhamdulillah mencukupi untuk beli rumah baru tapi dengan posisi yang agak menjorok ke dalam. Jadi otomatis ada effort tambahan untuk keluar dari rumah sampai dengan ke jalan besar. Ada sih jalan-jalan pintas yang bisa dilalui dengan motor. Tapi tetap jaraknya lebih jauh dibanding punya apartemen di tengah kota.
2.     Karena melintas kota untuk bekerja, banyak waktu yang terbuang di jalan, di kendaraan/public transportation. Jarak tempuh ke kantor 1.5 jam - 2 jam sekali jalan. Terbayang donk berapa jam sehari. Kebetulan gw sendiri seneng dengan kondisi gini, sejam perjalanan kereta cukup buat baca buku sambil dengerin koleksi iTunes. 1 jam ga berasa deh. Tapi kalo pulang kantor udah capek jadi berasa banget deh umpel-umpelan di kereta itu.
3.     Agak jauh ke pusat kota

Dengan melihat dan menimbang kondisi diatas akhirnya kita putuskan untuk beli rumah di Bogor. Dan ternyata dari riset yang ada, keluarga kami adalah salah seorang dari 29.8% orang Indonesia yang tinggal bersama orang tua. Dan salah seorang dari dari 90.4% orang Indonesia yang memutuskan tinggal di rumah dibandingkan tinggal di apartemen yang hanya 5.3%.

Jadi ternyata memang pilihan kita adalah mayoritas pilihan banyak keluarga di Indonesia.

How about you?

2 comments:

  1. Wah senang nya udh mau serah terima ya...

    Kita juga dulu pas di Indo ya milih nya rumah ya. Sejak disini sayangnya blm bisa beli rumah, kemahalan hahaha

    ReplyDelete