2012-09-30

Ganti Hati - Dahlan Iskan

Cover Buku Ganti Hati



Ada yang udah baca buku ini belum ya? Sekitar 1 bulan yang lalu gw baca buku ini. Sebenernya random choice dan kebetulan gw suka gaya berceritanya Dahlan Iskan. Jurnalis sejati dan Pekerja Keras. Reminds me of my dad. Dan bokap gw juga meninggal karena penyakit Liver. So I feel so much connected with the story.

Ada beberapa point di buku ini yang juga menginspirasi gw. 

1. Detail Gambaran Keadaan

Seperti waktu beliau bilang beliau lebih suka menulis tanpa gambar sehingga pembaca bisa ikut membayangkan apa yang dia maksud makanya beliau selalu menjelaskan ceritanya dengan sangat detail. Menggambarkan bentuk livernya yang udah 'gosong' secara detail sehingga pembaca bisa membayangkan. Menggambarkan keadaan detail rumah sakit dan kamar yang dia tempati di rumah sakit Cina tempat beliau menjalankan operasi Ganti Hati.

2. Bukan pencinta hal mistis

Sebagai orang yang beragama gw liat juga beliau ga sekuler tapi juga orang agama yang berilmu. Terlihat dari bahasan beliau tentang hukum transpalantasi dalam agama Islam. Juga pengalaman nyantri . Tapi salah satu yang gw suka adalah tentang ketakutan istri beliau kalo Dahlan Iskan meninggal dalam keadaan muka menghitam. Karena banyak dipercaya di daerah tertentu bahwa meninggal dalam keadaan muka menghitam berarti ada sesuatu hal buruk yang dilakukan di dunia. Sementara dalam dunia medis sendiri fungsi liver yang buruk dapat menyebabkan efek samping tersebut

3. Realistis

Menyadari kesalahan dirinya sendiri bahwa bekerja terlalu keras sehingga mengesampingkan kesehatan. Kalo bahasa bokap gw dulu waktu sakit "mendzolimi" diri sendiri. Sadar tapi bukan juga menyesali tapi mempelajari dan mengambil tindakan selanjutnya itu penting. Gw sering banget berada dalam posisi menyesali dan berharap bisa menghapus hal dodol yang gw lakukan. Jadi gw tertampar donk baca ini. I should take responsibilty of what I've done rather than feeling sorry for myself.

4. Tetap Belajar dan Menulis

Salut tertinggi gw adalah karena beliau berhasil belajar bahasa Mandarin dalam keadaan sakit. Gw yang notabene sehat aja cuman "sibuk ngurus anak" ko ga bisa memaksa diri gw sendiri buat konsisten belajar. Problem gw mungkin ada disitu. Di bagian KONSISTENSI. :p
Dan yang keren adalah beliau begitu selesai menjalani operasi langsung minta diambilin notebook buat nulisin cerita ini yang akhirnya jadi buku.


RECOMMENDED... 









No comments:

Post a Comment